![]() |
| Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana (Foto: Istimewa) |
BANDAR LAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengimbau anak-anak tidak jajan di sekolah, agar terhindar dari penyakit hepatitis akut misterius.
Sebagai solusi, dia menyarankan anak-anak membawa bekal makanan dari rumah.
"Saya ingatkan orang tua untuk membekali anak-anak mereka dengan makanan dari rumah, supaya bisa menekan penyakit hepatitis misterius ini," ujar Eva, Kamis (12/5/2022).
Menurutnya, penyakit yang menyerang anak-anak usia 16 tahun ke bawah ini harus diantisipasi sejak dini.
Oleh sebab itu, protokol kesehatan (prokes) masih tetap harus diterapkan di sekolah.
"Hepatitis misterius menyerang anak 16 tahun ke bawah. Artinya, siswa SMP, SD serta PAUD rentan terkena. Ini yang saya takutkan dan rawan sekali. Kepala sekolah dan guru harus mengingatkan anak-anak dengan prokes," kata Eva, dilasir Suaralampung.id.
Senada, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri, mengungkapkan, guna mencegah penularan hepatitis misterius kepada anak-anak, prokes masih harus diterapkan.
"Prokes bukan hanya untuk mencegah penularan COVID-19, tapi juga hepatitis misterius yang menyerang anak-anak di bawah usia 16 tahun," kata dia.
Disarankan kepada orang tua murid juga membekali anak-anaknya dengan makanan dari rumah, karena penyakit ini menular salah satunya dari alat makanan.
"Intinya untuk mencegah segala macam penyakit termasuk hepatitis akut ini, kita harus terapkan pola hidup sehat dan bersih (PHBS) dan terapkan prokes," ujarnya. (*)
