Notification

×

Kakek di Lampung Tewas Gantung Diri di Pohon Jengkol, Ini Penyebabnya

29 January 2023 | 11:26 PM WIB Last Updated 2023-02-11T08:44:53Z
Kapolsek Banjar Agung, AKP. Taufiq (Foto: Istimewa)

TULANG BAWANG – Warga Lampung digegerkan dengan temuan mayat laki-laki lanjut usia tergantung di atas pohon jengkol. 


Penemuan mayat tersebut diketahui warga di dalam perkebunan karet Kampung Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Lampung, Ahad (29/1/2023), sekitar pukul 11.30 WIB.


Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjar Agung, kemudian anggota Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).  


Kapolsek Banjar Agung, AKP. Taufiq membenarkan pihaknya mendapati laporan peristiwa yang sempat menggegerkan warganya tersebut. 


"Petugas kami melakukan olah TKP peristiwa penemuan sesosok mayat laki-laki dengan posisi tergantung di pohon jengkol. Korban diketahui KI (64), petani, warga Kampung Banjar Dewa," ujarnya. 


Korban pertama kali ditemukan Samidi (52), yang juga petani, warga Kampung Banjar Dewa.


Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung menggunakan tali tambang, kaki menekuk ke belakang dan lutut tergantung. 


Menurut keterangan saksi, saat baru pulang dari kebun dia diminta istri korban untuk menjemput korban ke kebun karet miliknya karena belum juga pulang.


"Setibanya di lokasi, saksi kaget karena mendapati korban dalam keadaan meninggal dengan posisi tergantung di pohon jengkol. Saksi langsung pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga serta menghubungi petugas dari Polsek Banjar Agung," terang Taufiq. 


Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan kuat dugaan penyebab korban meninggal karena gantung diri.  


Menurut keterangan keluarga, penyebab korban nekat bunuh diri diduga mengalami depresi akibat menderita penyakit yang tidak kunjung sembuh. 


"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan, dan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai sebuah musibah," jelas Taufiq. 


Korban saat ini sudah dibawa ke rumah duka dan rencananya hari ini juga akan dimakamkan di TPU Kampung setempat. (*)