![]() |
| Suasana di lokasi ketika Bupati Mesuji Khamami dan rombongan meninjau TKP. (ist) |
MESUJI - Mengejutkan! Di lokasi sekitar TKP penembakan Awa (50) yang tewas di Perkebunan PT BSMI, Kabupaten Mesuji, banyak ditemukan alat hisap narkoba jenis sabu (Bong). Di tenda-tenda juga isinya sabu-sabu semua. Diduga para pelaku penembakan di Kagungan Dalam memakai narkoba.
Hal itu diungkapkan Kapolres Mesuji AKBP Trisna dalam pertemuan dengan tokoh Desa Kagungan Dalam, Desa Sungai Badak, dan Desa Sungai Ceper, di Mapolres Mesuji, Senin (6/7/2015).
"Kami meminta dukungan keterangan dan saksi agar proses ini bisa berjalan dengan cepat. Likin dan Lubis melakukan penembakan di Kagungan Dalam. Di sana ada bupati. Tim sudah turun, perintah Kapolda langsung tembak di tempat," tegas Kapolres.
Dia menerangkan, pihak kepolisian akan tetap melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku pembunuhan maupun penembakan di Kagungan Dalam.
Hingga kini, Polres Mesuji masih memburu pelaku penembakan warga dan rombongan Bupati Mesuji Khamami di Desa Kagungan Dalam, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji. Kapolres mengatakan Tim Resmob akan masuk ke lokasi dan mencari para pelaku, seperti dilansir Lampost.
Sementara, Wakil Bupati Mesuji Ismail Ishak menilai jika para pelaku yang terlibat pembunuhan Awa kemarin semuanya adalah pencuri.
"Kejadian kemarin itu sama-sama maling, sama seperti Register 45 yang diisi maling. Kapolda baru menjabat sudah dibuat pusing oleh Mesuji, nyatanya karena rebutan sawit yang bukan miliknya," kata Ismail.
Kepala Desa Sungai Ceper Mulyadi meminta kepolisian membangun pos polisi di seputaran Desa Sungai Ceper.
"Jika ada pos polisi, mungkin bisa meredam peredaran senjata api di desa kami. Kami pihak desa sudah berupaya untuk mengurangi peredaran dan pembuatan senjata api, salah satunya dengan menyerahkan 50 senpi sitaan ke Polres Ogan Komering Ilir," jelasnya. (*)
